Rabu, 05 Agustus 2009

kado milad Hamdalah yg pertama...

"APA KABAR HAMDALAH٢ HARI INI?
(Tahun Pertama)
Sebuah pertanyaan yang menyiratkan bermacam makna. Makna Kegelisahan, keheranan atau mungkin juga perhatian akan “nasib” Hamdalah 2 kedepan sebagai forum Alumni Daurah Marhalah 2 yang dicetuskan pada tanggal 6-9 September 2007 lalu. Diusia batuta ( bayi atu taon) tepatnya 1 Tahun 2 bulan 3 Hari belum ada tanda-tanda perkembangan yang menggembirakan. Ghiroh milad yang pertama, sebagaimana kebahagiaan orang tua yang biasanya meletup-letup merayakan genapnya 1 Tahun sang buah hati menghirup nafas kehidupan dunia. Begitu juga yang terjadi pada personil yang ikut membidani kelahiran Hamdalah (termasuk penulis kalee). Maka disusunlah konsep dan rencana untuk mengisi milad yang tentunya diwarnai dengan sejuta ide untuk KAMMI kedepan. Walau agak terkesan Hiperbolik, Kebanyakan wacana, wacana, dan wacana. Seorang sahabat pentolan Alumni sebelumnya, tiba-tiba nyeletuk “ ntar semangatnya Cuma tahun pertama aja, setelah itu, Allahu a’lam!”. Fikir-fikir benar juga, walau modal semangat doank ga cukup untuk mengawal suatu perubahan, tapi kalau modal ini aja ga dimiliki lagi, Hamdalah tahun depan hanya tinggal nama, tanpa Substansi, Esensi apalagi aksi!. Ternyata benar-red (oh…n0!)
Dan akhirnya teka-teki itupun terjawab sudah…harapan akan keluangan waktu—kalau boleh dibilang—dari Hamdalah’s community ternyata sangat mahal. Seribu mungkin..mungkin dan mungkin, sebagai bentuk Toleransi dan Husnuzhon yang tinggi kepada saudara2ku di Hamdalah. Af1.Minggu kedua Ramadhan, Hari H (Hamdalah) ternyata tidak secemerlang yang direncanakan. Subhanallah, betul-betul kwantitas personil dan acara nan sangat bersahaja. Keikhlasan kembali diuji. Alhamdulillah, untung materinya dikemas apik dan menarik. Yaaa khas orang Indonesialah untuk menghibur diri sendiri. Sikon-nya ga jauh beda dari syuro Sehingga an sempat berfikir semoga milad dan syuro’ Hamdalah tidak hanya dijadikan sekedar ajang “ melepas kerinduan” antar personil Hamdalah , atau sekedar kebanggaan mengenakan jaket “Persatuan” Hamdalah.
Guncangan kecil pun mulai menggoyang. Sampai ada yang….ah an fikir ini gak usah dibahas, khawatir akan benar-benar jadi kenyataan. Hamdalah akan segera berakhir, sesuai dengan namanya, Alhamdulillah,…. Tahmid penutup kegiatan insan.
Tulisan ini, lebih cocok dan pantas ditujukan kepada sang penulis semoga selalu dan senantiasa insyaf akan kealpaan diri. Sok Idealis? Ga papa juga sih asal Realistis!

7 Dzulhijjah 1429 H, with Pasrahkan Diri- Snada

Tidak ada komentar:

Posting Komentar